Senin, 06 April 2015

MESIN KANTOR MANUAL

MESIN TIK MANUAL

Pengertian Mesin Tik Manual
Mengetik adalah pekerjaan yang hampir terdapat pada semua bidang baik itu organisasi swasta maupun organisasi pemerintah. Untuk menyesuakan adanya kemajuan – kemajuan pada bidang pekerjaan, maka harus disesuaikan adanya cara untuk menganhadapi pekerjaan yang mungkin bertahan itu. Dengan bertambahnya pekerjaan itu, maka haruslah ditempuh dengan cara – cara bekerja yang bekerja yang lebih efisien agar tidak terjadi adanya penumpukan pekerjaan hingga dapat menimbulkan suatu kemacetan kerja. Dengan efesiensi kerja yang dimaksudkan, bahwa dengan pengorbanan yang sama dapat diperoleh hasil yang lebih besar dengan multi yang sama atau dengan pengorbanan yang minimal dapat diperoleh hasil tertentu. Dengan demikian jika kita dapat mengetik pekerjaan – pekerjaan secara efisiensi, berarti kita membantu adanya efisiensi, berarti kita membantu adanya efisiensi kerja. Pekerjaan mengetik adalah  merupakan suatu unit kerja dalam proses penyelesaian kerja keseluruan. Jadi pekerjaan mengetik akan yang baik akan membantu yang lain dalam penyelesain yang cepat dengan mutu yang baik. Setiap orang tertentu dapat mengetik asal tersedia alat – alat yang diprlukan, seperti mesin tik, kertas, karbon dan lain – lain,tetapi setiap orang belum tentu dapat  mengetik dengan baik jika mengetik suatu  surat dengan cara dua jari saja, namun yang diutamakan adalah mengetik yang efisien. Pelajaran mengetik (typing) dititikberatan pada latihan – latihan yang dilaksanakan dengan petunjuk – petunjuk dan metode serta teknikyan harus membarengi dalam kegiatan pelatihan yang diperlukan sehingga dapat dicapai dengan hasil yang baik.

MESIN STENSIL MANUAL 
mesin stensil ( stensil duplicator )
mesin stensil tidak lain adalah mesin penghasil dokumen berbentuk lembaran dalam jumlah banyak dengan menggunakan pembantu "kertas master" yang disebut dengan stensil sheet atau sit stensil. Biladua warna atau lebih diperlukan pada salinan akhir, stensil yang terpisah harus dibuat dan penduplikasian yang terpisah harus dijalankan untuk setiap warna

A. stensil manual yaitu mesin stensil yang cara kerjanya digunakan menggunakan tangan atau tenaga manusia ( secara manual )
Penemu Mesin stensil manual Thomas A. Edison Pada Tahun 1876

Cara Pengoperasian Mesin stensil manual :
1. sebelum mengetik pada sheet stensil sebaiknya huruf pada tuts dibersihkan terlebih dahulu dengan sikat kawat halus karena seringkotor terkena endapan beas karbon atau tip-eks
2. sheet stensil harus benar-benar rata pada roll mesin tik agarmenghasilkan bekas ketikan yang baik di sit stensil
3. pengetikan pada sit stensil sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa. Halini dikarenakan kesalahan pengetikan memang dapat debetulkandengan koreksi, tetapi akan menghasilkan cetakan yang kurangmemeuaskan.
4. didalam menghentak tuts tidak perlu ekstra kuat,tetapi dengannormal hentakan saja sudah cukup untuk mengahasilkan cetakanyang baik 
5. senantiasa membaca dulu hasil ketikan sebelum kitamelepaskannya dari mesin
6. stensil terdiri atas suatu lapisan bahan dengan pelapis yang kedaptinta stensil digores, entah dengan mesin tik (tanpa tinta)atau dengan tulisan tangan atau digambari menggunakan penakhusus.Master dapat pula disiapkan dengan proses pengopianpemindahan-panas atau dengan pemotong stensil elektronik 
7 . tinta ditekan menembus goresan pada stensil kekertas yangmelekat rapat mesin putar, kemudian dioperasikan, bisamenggunakan tangan atau listrik.

MESIN HITUNG MANUAL
Pengertian Mesin hitung manual merupakan mesin yang dapat menghitung perkalian yang sederhana tetapi cara menghitungnya seperti penjumlahan sehingga untuk mencapai hasilnya relative lama.Mesin hitung manual termasuk salah satu jenis mesin hitung karena berupa mesin yang dipergunakan untuk menghitung angka-angka.Mesin penghitung manual dipergunakan oleh tangan (tangan manusia) yang dilengkapi dengan engkol mesin hitung manual. Cara kerja dan komponen mesinnya mekanis yang terdiri dari rangkaian alat yang saling berhubungan dan bergerak sesuai dengan fungsinya masing-masing dan juga tidak mencetak hasil perhitungan juga hasil operasi hituganya antara lain penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Mesin hitung manual yang akan dibahas berikut ini adalah mesin hitung FACIT dengan cirri-ciri sebagai berikut :

A. Tenaga penggeraknya adalah tangan (tenaga manusia) sehingga menggunakan engkol ( handel, hand crank)
B. Cara kerja dengan mekanis.
C. Komponen mesinnya juga mekanis.
D. Perhitungan bilangan-bilangan ditampilkan kepada 3 register ( register I,II, dan III ).
E. Termasuk mesim berkunci 10 .
F. Tidak mencetak hasil perhitungan.
G. Indikatornya hanya menunjukkan jumlah digit.
H. Tiap perhitungan dan pencetakann angka-angka berjalan melalui penarikan engkol yang menggerakkan balik-balok angka. 

Selanjutnya akan di bahas tenaga penggerak mesin hitung manual. Menurut tenaga penggeraknya mesin hitung manual yaitu :
A. Angka-angka yang di hitung di tekan lewat tuts angka dan selanjutnya digerakkan oleh engkol.
B. Tekanan oleh tuts angka dan tarikan engkol akan menggerakkan balok angka kemudian balok angka memukul pita yang bertinta.
C. Di bawah pita terdapat roll kertas sehingga setiap tuts yang ditekan diikuti dengan tarikan engkol yang menggerakkan balok angka.

MESIN JUMLAH MANUAL
Mesin jumlah manual adalah mesin yang dapat menghitung perkalian yang sederhana tetapi cara menghitungnya seperti penjumlahan sehingga untuk mencapai hasilnya relatif lama.
Mesin jumlah manual termasuk salah satu jenis mesin hitung karena berupa mesin yang dipergunakan untuk menghitung angka-angka.
Ciri-ciri mesin jumlah tangan/manual berikut ini adalah untuk mesin jumlah tangan merk Olivetti Summa Prima 20, yaitu:

1. Digerakkan oleh tangan (tenaga manusia) sehingga terdapat engkol.
2. Cara kerja dan komponen mesinnya mekanik
3. Perhitungan tercetak pada kertas hitung (printing)
4. Indikator hanya menunjukkan jumlah digit

Tiap perhitungan dan pencetakan angka-angka berjalan melalui penarikan engkol yang menggerakkan balok-balok angka.

Proses Penggunaan/Cara Kerja :
1. Angka-angka yang dihitung ditekan lewat tuts angka selanjutnya digerakkan oleh engkol.
2. Tekanan tiap tuts angka dan tarikan engkol akan menggerakkan balok angka kemudian balok angka memukul pita yang bertinta.
3. Dibawah pita terdapat roll kertas sehingga setiap tuts yang ditekan diikuti dengan tarikan engkol menggerakkan balok angka.

http://afamayugai.blogspot.com/2011/10/teknologi-perkantoran.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar