MESIN TIK MANUAL
Pengertian
Mesin Tik Manual
Mengetik
adalah pekerjaan yang hampir terdapat pada semua bidang baik itu organisasi
swasta maupun organisasi pemerintah. Untuk menyesuakan adanya kemajuan –
kemajuan pada bidang pekerjaan, maka harus disesuaikan adanya cara untuk
menganhadapi pekerjaan yang mungkin bertahan itu. Dengan bertambahnya pekerjaan
itu, maka haruslah ditempuh dengan cara – cara bekerja yang bekerja yang lebih
efisien agar tidak terjadi adanya penumpukan pekerjaan hingga dapat menimbulkan
suatu kemacetan kerja. Dengan efesiensi kerja yang dimaksudkan, bahwa dengan
pengorbanan yang sama dapat diperoleh hasil yang lebih besar dengan multi yang
sama atau dengan pengorbanan yang minimal dapat diperoleh hasil tertentu.
Dengan demikian jika kita dapat mengetik pekerjaan – pekerjaan secara
efisiensi, berarti kita membantu adanya efisiensi, berarti kita membantu adanya
efisiensi kerja. Pekerjaan mengetik adalah merupakan suatu unit
kerja dalam proses penyelesaian kerja keseluruan. Jadi pekerjaan mengetik akan
yang baik akan membantu yang lain dalam penyelesain yang cepat dengan mutu yang
baik. Setiap orang tertentu dapat mengetik asal tersedia alat – alat yang
diprlukan, seperti mesin tik, kertas, karbon dan lain – lain,tetapi setiap
orang belum tentu dapat mengetik dengan baik jika mengetik
suatu surat dengan cara dua jari saja, namun yang diutamakan adalah
mengetik yang efisien. Pelajaran mengetik (typing) dititikberatan pada latihan
– latihan yang dilaksanakan dengan petunjuk – petunjuk dan metode serta
teknikyan harus membarengi dalam kegiatan pelatihan yang diperlukan sehingga
dapat dicapai dengan hasil yang baik.
MESIN STENSIL
MANUAL
mesin stensil ( stensil duplicator )
mesin stensil tidak lain adalah
mesin penghasil dokumen berbentuk lembaran dalam jumlah banyak dengan menggunakan
pembantu "kertas master" yang
disebut dengan stensil sheet atau sit stensil. Biladua warna atau lebih
diperlukan pada salinan akhir, stensil yang terpisah harus dibuat dan
penduplikasian yang terpisah harus dijalankan untuk setiap warna
A. stensil
manual yaitu mesin stensil yang cara kerjanya digunakan menggunakan
tangan atau tenaga manusia ( secara manual )
Penemu Mesin stensil manual Thomas
A. Edison Pada Tahun 1876
Cara Pengoperasian Mesin stensil manual :
1. sebelum mengetik pada sheet stensil sebaiknya huruf
pada tuts dibersihkan terlebih dahulu
dengan sikat kawat halus karena seringkotor terkena endapan beas karbon
atau tip-eks
2. sheet stensil harus benar-benar rata pada roll
mesin tik agarmenghasilkan bekas ketikan
yang baik di sit stensil
3.
pengetikan pada sit stensil sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa. Halini
dikarenakan kesalahan pengetikan memang dapat debetulkandengan koreksi, tetapi akan menghasilkan cetakan yang kurangmemeuaskan.
4. didalam menghentak tuts tidak perlu ekstra
kuat,tetapi dengannormal hentakan saja
sudah cukup untuk mengahasilkan cetakanyang baik
5. senantiasa membaca dulu hasil ketikan sebelum kitamelepaskannya dari mesin
6. stensil terdiri atas suatu lapisan bahan dengan
pelapis yang kedaptinta stensil digores,
entah dengan mesin tik (tanpa tinta)atau dengan tulisan tangan atau
digambari menggunakan penakhusus.Master
dapat pula disiapkan dengan proses pengopianpemindahan-panas atau dengan
pemotong stensil elektronik
7 . tinta ditekan menembus goresan pada stensil
kekertas yangmelekat rapat mesin putar, kemudian dioperasikan, bisamenggunakan
tangan atau listrik.
MESIN
HITUNG MANUAL
Pengertian
Mesin hitung manual merupakan mesin yang
dapat menghitung perkalian yang sederhana tetapi cara menghitungnya seperti
penjumlahan sehingga untuk mencapai hasilnya relative lama.Mesin hitung manual
termasuk salah satu jenis mesin hitung karena berupa mesin yang dipergunakan
untuk menghitung angka-angka.Mesin penghitung manual dipergunakan oleh tangan
(tangan manusia) yang dilengkapi dengan engkol mesin hitung manual. Cara
kerja dan komponen mesinnya mekanis yang terdiri dari rangkaian alat yang
saling berhubungan dan bergerak sesuai dengan fungsinya masing-masing dan juga
tidak mencetak hasil perhitungan juga hasil operasi hituganya antara lain
penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Mesin hitung manual
yang akan dibahas berikut ini adalah mesin hitung FACIT dengan
cirri-ciri sebagai berikut :
A.
Tenaga penggeraknya adalah tangan (tenaga manusia) sehingga menggunakan engkol
( handel, hand crank)
B.
Cara kerja dengan mekanis.
C.
Komponen mesinnya juga mekanis.
D.
Perhitungan bilangan-bilangan ditampilkan kepada 3 register ( register I,II,
dan III ).
E.
Termasuk mesim berkunci 10 .
F.
Tidak mencetak hasil perhitungan.
G.
Indikatornya hanya menunjukkan jumlah digit.
H.
Tiap perhitungan dan pencetakann angka-angka berjalan melalui penarikan engkol
yang menggerakkan balik-balok angka.
Selanjutnya
akan di bahas tenaga penggerak mesin hitung manual. Menurut tenaga penggeraknya
mesin hitung manual yaitu :
A.
Angka-angka yang di hitung di tekan lewat tuts angka dan selanjutnya digerakkan
oleh engkol.
B.
Tekanan oleh tuts angka dan tarikan engkol akan menggerakkan balok angka
kemudian balok angka memukul pita yang bertinta.
C.
Di bawah pita terdapat roll kertas sehingga setiap tuts yang ditekan diikuti
dengan tarikan engkol yang menggerakkan balok angka.
MESIN
JUMLAH MANUAL
Mesin jumlah manual adalah mesin yang
dapat menghitung perkalian yang sederhana tetapi cara menghitungnya seperti
penjumlahan sehingga untuk mencapai hasilnya relatif lama.
Mesin jumlah manual termasuk salah
satu jenis mesin hitung karena berupa mesin yang dipergunakan untuk menghitung
angka-angka.
Ciri-ciri mesin jumlah tangan/manual berikut ini adalah untuk mesin
jumlah tangan merk Olivetti Summa Prima 20, yaitu:
1. Digerakkan oleh
tangan (tenaga manusia) sehingga terdapat engkol.
2. Cara kerja dan
komponen mesinnya mekanik
3. Perhitungan
tercetak pada kertas hitung (printing)
4. Indikator hanya
menunjukkan jumlah digit
Tiap perhitungan
dan pencetakan angka-angka berjalan melalui penarikan engkol yang menggerakkan
balok-balok angka.
Proses
Penggunaan/Cara Kerja :
1. Angka-angka
yang dihitung ditekan lewat tuts angka selanjutnya digerakkan oleh engkol.
2. Tekanan tiap tuts
angka dan tarikan engkol akan menggerakkan balok angka kemudian balok angka
memukul pita yang bertinta.
3. Dibawah pita
terdapat roll kertas sehingga setiap tuts yang ditekan diikuti dengan tarikan
engkol menggerakkan balok angka.
http://afamayugai.blogspot.com/2011/10/teknologi-perkantoran.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar